catatan perjalanan saya dalam menemukan jalan terbaik untuk mendukung tumbuh kembang anak spesial. Setiap momen kesabaran adalah cinta. Mari kita rayakan setiap progres kecil yang kita lalui, setiap ikhtiar ke depan adalah langkah pasti yang tak perlu disesali.
Beberapa Saat
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
-
I hope you always find a reason to smile :)
beberapa saat kemudian kamu datang
dan beberapa saat kemudian kamu pulang
akan tiba di suatu waktu kita saling dipertemukan :)
Sewaktu kuliah, ada satu warung yang sering kukunjungi. Aku dan teman-temanku biasa menyebutnya Rica ISI. Yaa, warung ini menyediakan menu spesial rica-rica ayam super pedas, beberapa macam masakan sayur, dan beraneka gorengan. Dulu ketika aku masih berstatus sebagai mahasiswa, sekitar tahun 2013, dengan membawa uang 10 ribu rupiah bisa dapat sepiring nasi rica ayam plus sayur, segelas es teh manis, 2 biji gorengan. Porsinya jangan ditanyaaa, kamu bakalan kenyang sampai malam kalau makan siang pakai ini. Hehe. Kemarin aku kembali mengunjungi warung ini. Kulihat pengunjungnya semakin beragam. Bukan hanya mahasiswa sepertiku dulu, tetapi kulihat rombongan tiga ibu beserta anak-anaknya yang berumur antara 4-6 tahun, yang akhirnya kuasumsikan bahwa usia ibu-ibu tak jauh dari usiaku saat ini. Selesai makan, aku beranjak dan menuju ke tempat dimana aku memesan makanan, tidak ada meja kasir. Aku menyebutkan makanan dan minuman yang kupesan tadi. "Nasi rica sayur, jeruk anget, dan tahu ba...
Dalam Islam, tidak ada istilah tunggal yang secara spesifik merujuk pada "autisme" seperti yang kita pahami dalam terminologi medis modern. Namun, konsep yang paling mendekati atau relevan untuk kondisi yang melibatkan keterbatasan dalam pemahaman dan fungsi kognitif adalah al-ma'tuh . Penjelasan Al-Ma'tuh Al-ma'tuh (المعتوه) secara harfiah berarti orang yang mengalami gangguan akal atau kecerdasan, tetapi tidak sampai pada tingkat gila (junun) . Kondisi ini digambarkan sebagai seseorang yang kemampuan pemahamannya sedikit, proses pembicaraannya kacau, dan sulit menilai realitas (tadbir) karena gangguan akalnya, baik sejak lahir maupun karena penyakit. Para ulama fikih banyak membahas kategori al-ma'tuh dalam konteks kewajiban syariat (taklif). Konsensus (ijma') di antara ulama adalah bahwa orang yang dikategorikan al-ma'tuh tidak dikenai kewajiban ibadah badaniyah seperti salat dan puasa, serta tidak dikenakan hukuman hudud (hukuman yang telah ditet...
"Nanti pecelnya pakai jembak yang banyak ya," kata Ibu mertua ketika beliau menyuruhku untuk membeli pecel bakmi di gang dekat rumah. "Jembak?" Aku mengulang perkataan beliau. Aku takut salah dengar lantas menjadi salah sebut ketika membeli nanti "Iya, jembak. Kamu enggak tahu to? Wes sana, nanti bu lestari lak yo tahu." Ucap Ibu sambil meneruskan pekerjaan di dapurnya. Hari itu genap seminggu aku menjadi istri orang. Baru sekitar empat hari aku tinggal dirumah suami bersama ibu mertua. Hari ini Ibu menyuruhku untuk membeli pecel untuk sarapan pagi. Dalam perjalanan menuju warung pecel, aku masih penasaran bagaimana wujud "jembak" itu. Sampai diwarung, aku pelan-pelan berkata kepada bu Lestari, penjual pecel. "Bu, tumbas pecel, jembak e sing kathah," aku mengucapkan sambil setengah berbisik. Takut saja kalau ternyata pronounciation-ku salah. "Ooo jembaaaak," bu Lestari malah bersuara dengan lantang. Tidak ada yang heran dengan...
Komentar
Posting Komentar