Untuk aku yang lalu,
Aku menulis ini bukan untuk menyalahkanmu, tapi untuk menyapa dan mungkin sedikit menjelaskan. Aku minta maaf jika kau tidak mengenalku yang hari ini. Nyatanya, kehidupan, dengan segala liku dan pelajarannya, telah mengubahku menjadi seperti ini. Aku berharap, dan terus berdoa, semoga setiap perubahan ini adalah hal yang baik dan semakin mendekatkan kita kepada-Nya. Hai, ada beberapa hal yang ingin kusampaikan padamu. Aku yang sekarang tidak terlalu suka pedas lagi. Lucu, ya? Dulu kita bisa dengan bangga menaklukkan level tertinggi, sekarang level 2 saja sudah bisa membuatku kepedasan, sementara level 1 terasa hambar. Kamu masih suka pedas, kan? Nikmatilah selagi bisa. Oh, dan satu lagi. Aku sudah berani untuk makan di tempat umum sendirian. Tidak lagi sepertimu yang harus selalu menunggu ada teman baru mau makan di luar. Ternyata, makan sendiri sambil mengamati sekitar tidak seburuk yang kau kira. Aku sekarang juga orangnya lebih cuek. Kalau belanja, aku hanya akan membeli barang sesu...